Sunday, September 30, 2018

Review: Pengalaman ke Big Bad Wolf Surabaya 2018. Lebih Menarikkah?





Halo BookLover ~!


Bazar Buku terbesar di Indonesia yakni BIG BAD WOLF kembali hadir di Surabaya untuk kali ketiga. Tahun lalu, aku berbagi pengalaman dalam tulisan di blog saat menghadiri BBW2017 dengan tiket preview pass (akses masuk sehari lebih awal). http://www.luchluchcraft.com/2017/10/review-pengalaman-ke-big-bad-wolf.html

Nah, tahun ini pun aku berhasil mendapatkan tiket preview pass tersebut lho! Di bawah ini aku bakal tulis perbedaan apa saja yang kurasakan dari tahun lalu, dan kira-kira lebih seru yang manakah? Scroll ke bawah yuk!



( Untuk lebih memberikan gambaran jelas, kalian bisa terlebih dulu tonton video youtube aku ini. Isinya seputar buku apa saja yang ada di sana dan videonya gak lebih dari 8 menit kok hehe )



Books,Books and Wolf :)


Kalau saat menulis profil di medsos atau dimanapun, aku selalu menambahkan tulisan pecinta buku, bibliophile, bookworm, ataupun booklover sebagai identitas diri. Mengapa? Karena buku bagiku adalah bagian dari diriku. Saat bayi, aku sudah dikenalkan papa sama yang namanya buku. Papa selalu memotret semua anak beliau diatas tumpukan buku yang berserakan sedari anak-anaknya masih kecil haha. Lemari buku beserta isinya selalu jadi salah satu barang paling berharga yang ada di rumah. Sewaktu sekolah pun aku terbiasa menghabiskan waktu di perpustakaan dan bahkan pernah beberapa kali mendapatkan hadiah sebagai murid teladan membaca dan menulis dari guru di perpus hehehehe

Sebagai orang yang cinta buku dan menyebut buku sebagai 'kekasih hati' (kinda weird, I know..), aku tentu memandang miris kebiasan warga negara kita yang memandang buku sebelah mata, alias gak penting-penting amat. Minat membaca negara kita bukan rahasia memang tergolong rendah. Dan gak butuh mengamati survei berbegai lembaga untuk tahu hal itu, cermati aja orang-orang disekitar kita berapa banyak yang sering kita lihat nenteng buku ditangannya?

Tapi, seiring berkembangnya jaman pola pikir pun berubah. Seperti halnya sekarang ini. Ada banyak event  buku yang kerap diselenggarakan di Indonesia. BIG BAD WOLF pun salah satunya. Dan dari event-event seperti inilah kita dapat melihat, bahwa masyarakat kini lebih menghargai yang namanya buku dan banyak diantaranya mulai menjadikan membaca sebagai prioritas dalam menggali ilmu.


Di sini tempat ambil tiket Preview Pass


5 pengalaman seru yang aku alami di BBW 2018 (Preview Pass):

1. Antara Wolf dan para Jastip



Tahun lalu, banyak banget kisah tidak menyenangkan orang-orang dengan para jasa titip alias jastip. Honestly kalau aku pribadi gak pernah ada masalah dengan para jastip :) Menurut aku justru para jastip berjasa banget. Para jastip memang kerap memborong buku-buku ternama, tapi jujur saja itu sebenarnya gak ada salahnya kan? Dalam sebuah event belanja apapun, peraturan selalu hanya ada satu yang pasti, "Siapa cepat dia dapat" hehehe

Aku justru merasa dengan adanya para jastip menunjukkan antusiasme para peminat buku di Indonesia. Apalagi kalau aku lihat sekarang, para jastip lebih teratur sih dari tahun lalu (meski trolinya masih tetap memenuhi jalan :D).

2. rela mengantri demi troli

Aku datangnya memang kesiangan ke preview pass. Di bukanya kalau ga salah jam 10, tapi aku baru tiba jam 1an. Cuma aku gak nyangka kalau aku gak bakalan dapat troli lho wkwk. Sewaktu aku menanyakan soal troli / tas belanjaan kepada staff BBW, mereka bilang kalau semuanya sudah dipakai dan aku harus ambil no.antrian troli. (Gila kan?! Baru kali ini aku belanja harus ambil no. urut buat troli) Sewaktu aku tanya kenapa kok ga disediakan banyak, mereka bilang bukannya gak disediakan banyak, tapi semuanya sudah dipakai terutama oleh para jastip. Mereka bahkan cerita kalau ada banyak jastip yang ternyata sudah menunggu pembukaan BBW dari subuh lho.. ckckck luar biasa :D

3. Dipelototin Seorang Ibu

Seumur hidup aku belanja buku, aku gak pernah rebutan sama siapapun apalagi sampai dipelototin orang. Tapi pengalaman tersebut rupanya kualami juga dan terjadinya yah kemarin itu di BBW hehehe

Jadi ceritanya gini, buku-buku memang disusun di setiap meja sesuai dengan kategori. Tapi banyak kali aku temukan buku yang disusun dilantai hingga setinggi meja disekitaran meja dan tembok. Awalnya yah aku pikir buku itu bukan punya siapa-siapa dong secara gak ditempatin di troli gitu dan susunannya rapi kayak ditata para staff. Tapi eh tiba-tiba ada ibu-ibu yang entah darimana muncul dan bilang kalau semua itu punya dia. Tatapan matanya menusuk banget lho. Sudah kayak nuduh aku pencopet saja wkwk. Jujur aku gak sakit hati, aku malah senyum-senyum setelahnya. Itu karena aku gak menyangka bakal ada hari dimana aku rebutan barang sama wanita dan bukannya soal baju, tapi justru buku :D

4. Keramaian di meja yang mulai kosong



Semua meja yang terisi buku, cepat atau lambat pasti buku yang ada habis diatasnya. Tapi sebelum benar-benar habis, para staff BBW langsung datang dengan kardus raksasa dan mengisi spot-spot hampir kosong tersebut. Dan aku sempat melihat bagaimana orang-orang menunggu dengan gak sabar saat para staff mengeluarkan buku-buku tersebut dari kardusnya. Jutaan buku yang hadir itu bukan perkataan main-main dari si Wolf guys~ nyatanya memang buanyaaak banget kok :)

5. Melihat seseorang dengan kebiasaan sama sepertiku

Ada banyak buku di dunia ini. Dan meski aku pecinta buku sekalipun, itu gak kayak aku tahu semua judul buku yang ada kan? hahahaha. Jadi kalau setiapkali aku mau beli buku yang aku anggap menarik, aku selalu cek terlebih dulu review entah di goodreads, amazon ataupun wikipedia soal seperti apa sih tanggapan atau seberapa menariknyakah buku tersebut. Supaya gak menyesal aja hehe

Dan ternyata, disana aku sempat mengintip orang yang ternyata melakukan hal yang sama sepertiku. Sambil mengambil buku, dia membuka laman goodreads buat mengecek buku tersebut. Berasa ketemu sama teman sehati deh :)

5 perbedaan di BBW 2018 yang gak ada (mungkin~) dengan tahun lalu:

1. Buku yang di sampul



Seingatku tahun lalu semua buku gak ada yang di sampul sih. Jadi ini memang menarik banget. Kalau di luar negeri sebenarnya buku yang di jual memang jarang di sampul, tapi sepertinya di Indonesia perlu ya (?):P 

Kalau ingat tahun lalu, aku pernah lihat banyak banget buku yang covernya sampai robek gara-gara orang gak hati-hati mengambilnya. Jadi kalau sekarang di sampul alias di plastik, tentu membuat semua buku tersusun lebih rapi. Tersedia pula sample diatas setiap buku yang dijual. Jadi kalau mau lihat seperti apa isi dalam buku, tinggal lihat dari sample aja :)
2. Variasi Fiction lebih banyak



Sepertinya variasi fiction lebih banyak dari tahun lalu. Dan lebih banyak judul terkenal dari para pengarang ternama pula. Sebut saja novel karya Dan Brown yang beberapa judulnya hadir di sana. "Harry Potter and The Cursed Child" juga ada lho dan cuma dijual 100rb-an. Gile kagak?! Gileee Banget!

3. Kompetisi tersebar dimana-mana

Sebenarnya BIG BAD WOLF selalu mengadakan kompetisi sih. Voucher juga kerap kali dibagi-bagikan. Tapi kalau tahun ini lebih mudah mengetahui kompetisi apa saja yang diadakan karena disetiap meja selalu terpampang tulisan soal kompetisi tersebut (cek video aku ya kalau penasaran :))

4. Merchandise



Sebenarnya ini aku gak yakin tahun lalu ada atau gak. Tapi yang pasti aku lebih memperhatikan yang tahun ini. Jadi BIG BAD WOLF juga jualan lho merchandise menarik seperti kaos yang bisa kalian beli dengan harga 125rb. Lumayan bisa buat kenang-kenangan apalagi yang datang dari jauh hehe



So, Lebih Menarikkah?



Yup!Yup!Yup! Bahkan meski aku gak mendapatkan buku yang kuinginkan sekalipun, tapi aku gak bakal pernah menganggap event buku manapun itu gak menarik. Dan kalau harus membandingkan tahun lalu dan tahun ini, aku lebih puas dengan tahun ini yang segalanya lebih tertata rapi, lebih banyak buku-buku ternama dan juga lebih banyak hal menarik yang dapat ditemukan. Yang pasti, aku merasa puas dengan event BIG BAD WOLF SURABAYA. Selama ini buku selalu di cap mahal. Orang lebih eman ngeluarin duit buat buku 70rb-an daripada baju 100rb-an. Tapi, BIG BAD WOLF dengan diskon super besarnya buat orang rela ngerogoh kocek berapa aja buat buku.  

Semoga tahun depan lebih banyak keseruan yang dapat aku temukan di BIG BAD WOLF SURABAYA lagi. Dan semoga kamu yang baca ini pun bakal merasakan keseruan yang aku rasakan sekarang dan nantinya :). Yang pasti kalau kamu punya perasaan yang sama sepertiku terhadap buku, maka aku bakal sayang siapapun kamu yang sayang sama buku hehehehe :D 



Happy shopping ! enjoy reading

❤ XOXO 

By Calledasia








0 komentar:

Post a Comment

Thank you~~ if you leave a comment, you will get a hug and kiss from me hahaha

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Luch Luch Craft Template by Ipietoon Cute Blog Design